PERAN JARINGAN KOMUNIKASI DALAM GERAKAN SOSIAL UNTUK PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP
Abstrak: Fokus tulisan ini
yaitu peran jaringan komunikasi dalam gerakan sosial, khususnya terkait upaya
pelestarian lingkungan hidup. Tulisan ini diangkat dari fenomena gerakan sosial
yang semakin marak terjadi di Indonesia sejalan dengan krisis ekologi yang
semakin hari semakin meluas sehubungan dengan konsesi pertambangan, kehutanan,
dan perkebunan dari berbagai perusahaan dalam dan luar negeri. Terbentuknya
berbagai gerakan sosial untuk memperjuangkan keadilan lingkungan dalam
menghadapi meluasnya konsesi-konsesi tersebut. Penulis menggunakan jaringan
komunikasi untuk menganalisis gerakan sosial karena jaringan bisa menjelaskan proses
mobilisasi dan proses dinamika relasi seseorang yang menyebabkan individu
terdorong melakukan gerakan sosial serta dapat melihat proses berkembangnya
gerakan sosial. Para ahli menunjukkan bahwa orang ikut serta dalam gerakan
sosial karena mereka berbagi norma-norma dan nilai tertentu yang berhubungan
kepada suatu wilayah khusus dalam pertentangan politik. Pembahasan mengenai
gerakan sosial untuk pelestarian lingkungan terkait dengan komunikasi
lingkungan yaitu komunikasi yang mengarah kepada perubahan perilaku individu untuk
melestarikan lingkungan. Dalam komunikasi lingkungan, individu atau manusia
dapat menjadi pelestari atau perusak lingkungan. Komunikasi dapat menjadi salah
satu cara untuk mempengaruhi perilaku individu.
Penulis: Dwi Retno Hapsari
Kode Jurnal: jpkomunikasidd160034