PENGIKUT MANHAJ SALAF DI TENGAH GEMPURAN MODERNITAS
Abstract: Masalah yang
diteliti dalam skripsi ini adalah: Bagaimana para pengikut manhaj salaf di
Majelis Ta’lim Ummahat di Kelurahan Semolowaru Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya
menghadapi gempuran modernitas.
Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode
penelitian kualitatif. Metode ini dipilih agar diperoleh data penelitian yang
bersifat mendalam dan menyeluruh mengenai cara para pengikut manhaj salaf di
Majelis Ta’lim Ummahat di Kelurahan Semolowaru Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya
menghadapi gempuran modernitas. Data yang diperoleh kemudian disajikan secara
deskriptif dan analisis dengan Teori Konstruksi Sosial Peter L. Berger.
Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa cara pengikut manhaj salaf yang
tergabung dalam Majelis Ta’lim Ummahat Masjid Ibrohim Bin Muhammad menghadapi
modernitas yaitu dengan melakukan filtrasi Dalam menghadapi produk-produk
modernitas, seperti perkembangan teknologi dan trend baju, mereka tidak
menerima begitu saja produk-produk modernitas tersebut. Acuan mereka dalam
menentukan sikap akan menerima atau menolak modernitas, yaitu Al-Qur’an,
Hadist, serta pemahaman para sahabat yang dulu telah diteruskan oleh generasi
selanjutnya, versi penafsiran mereka. Karena menurut mereka, sahabat dan
generasi selanjutnya, yang dalam Islam disebut sebagai orang-orang salaf,
adalah orang-orang yang paling benar dalam menjalankan Islam menurut mereka.
Penulis: Ninung Farihani Nazwa
Kode Jurnal: jpsosiologidd130433