Pengembangan Aspek Nilai dalam Pendidikan Pesantren di PP Nurul Ummah

Abstrak: Pesantren  sebagai  lembaga  pendidikan  keagamaan  merupakan  fakta  sosial yang tidak bisa diabaikan keberadaannya. Secara historis, pesantren telah berhasil menunjukkan model pendidikannya yang cukup kokoh dalam menghadapi berbagai guncangan. Tak heran jika model pendidikan itu masih tetap diakui oleh masyarakat islam  pada  umumnya.  Dalam  konteks  kekinian  di  mana  dunia  pendidikan  lebih menonjolkan kecerdasan intelektual, pesantren hadir dengan warna yang berbeda. Pesantren hadir dalam rupa pendidikan yang lebih menitikberatkan pada nilai yang berkembang  dalam  kehidupan  sehari-hari.  Pendidikan  nilai  yang  dikembangkan pesantren  itu  telah  menjadi  antithesis  terhadap  sistem  pendidikan  di  luarnya dan terbukti berhasil dalam membentuk watak seseorang. Nilai itu berupa cara memandang segala sudut kehidupan sebagai ibadah. Bagi pesantren, segala macam bentuk  pekerjaan  hendaknya  dilakukan  dengan  niatan  beribadah.  Pemusatan pada  nilai  ini  menghantarkan  pada  sikap  saling  pengertian,  menghargai,  dan menghormati pada segala hal. Pandangan ini menemukan landasannya pada sikap santri  yang  rela  berkorban  untuk  kepentingan  umum,  penghormatan  total  pada guru dan Kiai, serta kebiasaan bertirakat. Pondok Pesantren Nurul Ummah (PPNU) adalah salah satu pesantren yang mengembangkan model pendidikan seperti itu. Pola pendidikan itu telah lama dianut dan dikembangkan oleh para santri melalui proses dialektika yang panjang.
Kata kunci: Pesantren, nilai, ibadah
Penulis: Ahmad Fadli Azami
Kode Jurnal: jpsosiologidd130429

Artikel Terkait :