PEMBENTUKAN HABITUS BARU MAHASISWA PERANTAUAN SUMBAWA DI SURABAYA (STUDI TENTANG BENTUK ADAPTASI DAN BENTUK HABITUS BARU MAHASISWA SUMBAWA DI SURABAYA)

ABSTRAK: Pendidikan merupakan hal yang sangat penting di era globalisasi seperti saat ini. Setiap Individu berlomba untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik guna meningkatkan kualitas hidupnya. Hal ini juga disadari oleh para calon mahasiswa yang berasal dari daerah Sumbawa untuk menempuh pendidikan ketempat terbaik guna memenuhi keinginan mereka yang haus akan ilmu pengetahuan. Peneliti mengkaji pembentukan habitus baru mahasiswa perantauan di Surabaya (studi tentang strategi adaptasi dan bentuk adaptasi mahasiswa Sumbawa di Surabaya). Kajian yang digunakan teori adaptasi dari Everett S Lee dan teori habitus dari Pierre Bourdieu. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini peneliti mengambil lokasi di perguruan tinggi yang ada di Surabaya, baik perguruan tinggi Negeri maupun perguruan tinggi swasta yang memiliki mahasiswa perantaun dari pulau Sumbawa. Teknik yang digunakan dalam pemilihan informan yaitu dengan cara purposive, dimana peneliti sudah menentukan informan yang dianggap cukup tahu mengenai cara adaptasi dan bagaimana bentuk habitus barunya, peneliti juga terjun langsung dengan menjadi participant as observer. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dua cara yaitu primer dan sekunder. Penggalian data primer menggunakan teknik observasi dan in-dept interview serta data sekunder. Teknik analisis data yang dilakukan adalah dengan metode triangulasi. Hasil dari penelitian ini adalah mahasiswa perantauan beradaptasi dengan lebih membuka diri terhadap lingkungan sekitar seperti mereka sering melalukan interaksi kepada masyarakan maupun teman baru mereka, serta pentingnya peran jaringan sosial dalam melakukan adaptasi. Habitus baru yang timbul ditanah perantauan sangatlah banyak, mahasiswa juga harus memperhatikan faktor modal atau dana yang mereka miliki. Peran orang tua sangatlah penting agar mahasiswa perantauan dapat bertahan ditanah perantauan.
Kata Kunci: Pendidikan, Jaringan Sosial, Kualitatif, Habitus Baru
Penulis: SHEVA PUTRA HANDI AKSAN, Fransiscus Xaverius Sri Sadewo
Kode Jurnal: jpsosiologidd160063

Artikel Terkait :