PANGGUNG KONSUMTIF MAHASISWA BIDIK MISI FAKULTAS EKONOMI UNESA

Abstrak: Pembentukan kesan yang dilakukan oleh mahasiswa/i bidik misi dilakukan dengan  mempertunjukkan penggunaan produk konsumtif yang dimilikinya kepada khalayak umum tanpa harus aktor menunjukkan latar belakang dari barang dan penampilan yang ditunjukkannya. Kehidupannya yang berasal dari keluarga kurang mampu, menimbulkan pertanyaan, bagaimana mahasiswa/i bidik misi memainkan (penggung depan dan belakang) dalam konteks tindakan konsumtif. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana bentuk panggung depan dan belakang yang dilakukan oleh mahasiswa/i bidik misi dengan menggunakan konsep Erving Goffman tentang dramaturgi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatakan interaksionisme simbolik dan pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumen. Analisis data dilakukan setelah peneliti melakukan penggalian data sehingga didapatkan kategorisasi data dan sampai data yang didapatkan mengalami kesamaan data. Hasil penelitian menunjukkan di panggung depan dibuktikan dengan kepemilikan produk konsumtif seperti pakaian, teknologi, hiburan atau rekreasi yang terbungkus dalam penampilan. Area setting adalah fakultas ekonomi, sedangkan aktor adalah informan (mahasiswa/i bidik misi fakultas ekonomi angkatan 2011), dan audiens adalah teman kampus informan. beberapa gaya di panggung depan, yaitu: kontinuitas berpakaian, menggunakan layanan teknologi tinggi, antusiasme kegiatan hiburan. Panggung belakang yaitu: meminta uang kepada orang tua,  puasa setelah konsumtif, meminta pakaian dari saudara, konsumtif gratisan, menjual barang pribadi, hutang teman, hutang saudara. Dramaturgi yang dilakukan mahasiswa/i bidik misi dipengaruhi oleh pemaknaan dalam kegiatan konsumtif yang selanjutnya mempengaruhi tidakan yang dilakukannya.
Kata Kunci: tindakan konsumtif, dramaturgi, pemaknaan tindakan
Penulis: MUHAMMAD BAGUS ILHAMI, MOH. MUDZAKKIR
Kode Jurnal: jpsosiologidd150574

Artikel Terkait :