MEKANISME SURVIVAL PEDAGANG KLONTONG DI KECAMATAN SIDAYU

ABSTRAK: Dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari, masyarakat tidak bisa lepas dari ketergantungan akan pasar. Pasar merupakan tempat berlangsungnya transaksi barang antara pembeli dan penjual. Pasar terdiri dari dua jenis yaitu pasar tradisional dan pasar modern. Pasar tradisional adalah tempat konsumen melakukan tawar menawar lebih mudah dibandingkan dengan pasar modern yang harga produknya tidak dapat ditawar. Pasar tradisional yang semakin kalah saing oleh pasar modern dari segi fasilitas pada akhirnya berdampak pada pengurangan jumlah pengunjung pasar tradisional. Dengan adanya pasar swalayan tersebut, pedagang tradisional merasa semakin terpuruk karena penghasilannya semakin berkurang akibat pasar swalayan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami strategi adaptif atau mekanisme survival yang dilakukan seorang pedagang klontong (tradisional) yang ada dipasar tradisional Sidayu ditengah maraknya pasar swalayan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi dari Alfred Schutz. Sementara itu teori yang digunakan adalah teori strategi adaptif dari Miles dan Snowserta mekanisme survival dari Clark yang didefinisikan sebagai strategi kemampuan seseorang dalam menerapkan seperangkat cara untuk mengatasi berbagai permasalahan yang melingkupi kehidupannya maupun untuk memperbaiki kondisi perekonomiannya. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi partisipan dan wawancara mendalam. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif. Teknik analisis ini dimulai dari menelaah data yang diperoleh dari beberapa sumber yang telah terkumpul, Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa para pedagang tradisional telah melakukan beberapa strategi untuk bisa tetap bertahan dari adanya pasar swalayan yang maju.
Kata Kunci: strategi adaftif, pasar tradisional, pasar modern, pedagang
Penulis: M. ZUM ZUM AULADI, ARIEF SUDRAJAT
Kode Jurnal: jpsosiologidd150549

Artikel Terkait :