KONSTRUKSI NILAI BARANG VIRTUAL DALAM FENOMENA REAL MONEY TRADE
Abstract: Artikel ini membahas
tentang fenomena Real Money Trade (RMT), atau pembelian barang virtual dengan
mata uang nyata dalam game online. Studi sebelumnya menempatkan RMT dalam
kerangka ekonomi makro; Industri video game menciptakan struktur yang
mengharuskan pemain menghabiskan waktu puluhan jam untuk mendapatkan sebuah
barang langka.Hal ini berimplikasi pada munculnya pemain yang mengorbankan
waktunya untuk mencari barang langka, dan menjualnya.Pandangan tersebut
mengandung kelemahan karena pemain memiliki penilaian subjektif terhadap barang
virtual.Hal ini memungkinkan pemain untuk menilai barang yang dikondisikan oleh
pasar sebagai barang langka menjadi barang yang tidak bernilai. Penilaian
subjektif inilah yang memungkinkan pemain untuk menjual barang apapun, selama
ada pemain lain yang menganggap barang tersebut bernilai. Argumen utama tulisan
ini adalah pemain memiliki ruang gerak dalam memaknai nilai barang
virtual.Metode kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data dari enam informan.
Studi ini menemukan bahwa pemain memiliki kapasitas untuk memaknai barang
secara subjektif, meskipun secara konstan dipengaruhi oleh berbagai faktor
sosial seperti teman bermain, keluarga, dan pasar. Studi ini juga mengungkapkan
bahwa nilai barang virtual bersifat dinamis bagi pemain, sehingga pemain yang
awalnya berposisi sebagai pembeli dapat berubah menjadi penjual ketika barang
yang dibelinya tidak lagi dinilai berharga.
Penulis: Muhammad Arief
Rahadian
Kode Jurnal: jpsosiologidd160054