CYBERSPACE, INTERNET, DAN RUANG PUBLIK BARU: AKTIVISME ONLINE POLITIK KELAS MENENGAH INDONESIA
Abstract: Artikel ini
bertujuan untuk menganalisis mengenai cyberspace sebagai ruang publik baru bagi
kelas menengah Indonesia. Konsep lama ruang publik besasal dari Habermas yang
menilai ruang tersebut merupakan bagian dari proses komunikasi dan advokasi
publik. Ruang tersebut dipahami sebagai ruang inklusif, deliberatif, dan juga
parsipatif yang mendorong publik untuk berdiskusi satu sama lain. Kemunculan
cyberspace melalui sosial media ini menarik untuk dicermati karena mampu
mentrasnformasi ruang publik dalam bentuk digital. Dibandingkan dengan ruang
publik, cyberspace berinteraksi kapanpun dan dimanapun. Dari situlah kemudian
proses kesadaran politik kelas menengah kemudian tercipta. Artikel ini akan
mengelaborasi lebih lanjut mengenai aktivisme politik online di Indonesia.
Penulis: Wasisto Raharjo Jati
Kode Jurnal: jpsosiologidd160054