KONSEP DIRI REMAJA DARI KELUARGA BERCERAI
Abstrak: Remaja sebagai
anggota keluarga yang ikut menjadi bagian dari perceraian masih minim untuk
diangkat dalam penelitian-penelitian di bidang komunikasi antarpribadi. Penelitian tersebut lebih memfokuskan pada
pengaruh serta dampak dari perceraian.
Sedangkan tujuan penulis melakukan penelitian ini untuk menggambarkan
pengalaman remaja dari keluarga bercerai. Penulis menggunakan metode penelitian
kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif yang berjumlah sepuluh
remaja dari keluarga bercerai. Mereka diambil secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data memakai teknik
observasi dan wawancara mendalam untuk menggali data dari informan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pengalaman remaja berada dalam keluarga bercerai
adalah masa sulit. Pengalaman menjadi remaja terlantar dikomunikasikan secara
verbal dan nonverbal. Komunikasi verbal remaja tercerahkan adalah bahasa
motivatif dan keterbukaan. Sedangkan secara non verbal yaitu mengikuti nasihat,
penuh kenyamanan, dan penampilan positif. Mereka menjadi remaja-remaja yang
memiliki nilai kebaikan dalam konsep diri religius, independen, futuristik, dan
maturitas.
Penulis: Lucy Pujasari
Supratman
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150490