AHOK DALAM BERITA MAYA
Abstrak: Informasi membanjiri
media di setiap penjuru masyarakat. Situs berita sebagai salah satu sumber
informasi saat ini sudah banyak jumlahnya. Namun apakah semua informasi ini
layak untuk dipercaya sepenuhnya. Melalui analisis isi kuantitatif peneliti
mencoba membedah salah satu situs berita berlandaskan agama (Islam garis
keras), VOA-Islam, dalam memberitakan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang
notabene merupakan keturunan Tionghoa non Muslim. Dengan pendekatan
objektivitas dari Jurgen Westerstahl (1983) ditemukan fakta bahwa berita yang
disajikan VOA-Islam tidak mengandung unsur keberimbangan, bahkan sebagian besar
bertendensi negatif, memojokkan Ahok sebagai tokoh penting di DKI Jakarta.
Padahal dari dimensi relevansi, persentase berita dari VOA-Islam yang memiliki
signifikansi memengaruhi aktivitas hidup masyarakat dan kedekatan topik dengan
masyarakat cukup tinggi. Ditambah lagi dengan tingginya persentase jumlah
berita yang bermuatan isu SARA, semakin mengawatirkan karena dapat memicu
perpecahan bangsa.
Penulis: Novian Anata Putra
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150491