KOMODIFIKASI TANAH MAKAM KENINGRATAN

Abstrak: Penelitian ini tentang ziarah sebagai budaya yang telah melekat pada kalangan masyarakat santri. Tujuan penelitian ini tentu untuk mendapatkan barokah dari karomah yang dimiliki oleh tokoh tersebut dan ritus-ritus dalam ziarah ternyata tidak hanya dilakukan oleh para kalangan santri. Pada situs makam keningratan Bata Putih Surabaya, tradisi ziarah bukan merupakan milik kalangan santri,saja melainkan tradisi para pejabat pemerintahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dari Edmund Husserl yang mencoba untuk memperdalam observasi melalui tanda-tanda yang dinampakkan pada situs makam keningratan tersebut. Penelitian ini menggunakan teori komodifikasi dari Arjund Appadurai, dimana sebuah tradisi ziarah telah menjadi komoditas lain bagi para pejabat tersebut sebagai para pemilik hasrat dan harapannya terhadap sebuah ritual ziarah. Hasil pada penelitian bahwa komodifikasi yang diciptakan oleh para kalangan aristokrat dalam memaknai budaya Ziarah adalah tidak sebatas pada taraf  nilai religiusitas dan penilaian masyrakat saja mengenai ritual keagamaan tersebut. Namun, ziarah sudah merupakan sebagai suatu kebutuhan yang harus dipenuhi karena dorongan hasrat (desire) untuk memperoleh suatu hal yang diinginkannya. Hasrat tersebut harus dipuaskan dan dipenuhi dengan berziarah ke makam para bangsawan
Kata Kunci: Komodifikasi, Santri, Ziarah, Kelas Sosial
Penulis: IKA RUSYDINA PUTRI, M. Jacky
Kode Jurnal: jpsosiologidd160080

Artikel Terkait :