INTEGRASI-INTERKONEKSI KEILMUAN ALAABDUL MALIK FADJAR (Refleksi Wacana dan Konstruk Sejarah Pemikiran)

Abstrak: Artikel  ini  memaparkan  gagasan  pemikiran  integrasi  keilmuan Abdul  Malik  Fadjar.  Pada  dasarnya,  diskursus  seputar  wacana integrasi keilmuan, ilmu umum dan ilmu agama, telah lama menjadi perbincangan para ahli. Abdul Malik Fadjar sendiri diangkat menjadi topik pembahasan dalam artikel ini dikarenakan pemikirannya tentang integrasi  keilmuan  tidak  hanya  sebatas  ia  wacanakan.  Lebih  dari itu,  ia  mampu  meretas  jalan  sebagai  sosok  yang  diperhitugkan  dan dipercaya memegang tampuk Menteri Agama dan kemudian menyusul menjadi Menteri Pendidikan Nasional. Rekontruksi pendidikan Islam dari dikotomik menjadi nondikotomik, keberadaan sistem pendidikan Islam yang seharusnya ditempatkan dalam kerangka tujuan sosiologis, serta  Menajemen  Pendidikan  berbasis  Sekolah  sebagai  realisasi desentralisasi  penyelenggaraan  pendidikan  dengan  menawarkan Menejemen  Berbasis  Sekolah  (MBS)  adalah  sebagian  pemikiran orisinal yang ia tawarkan.
Kata Kunci: Integrasi keilmuan, integrasi-interkoneksi, wacana dan pemikiran
Penulis: Rifda El Fiah
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd110226

Artikel Terkait :