IBADAH KELAS ALA REALITY SHOW DI TELEVISI
ABSTRAK: Reality show merupakan jenis
tayangan televisi yang
semakin diminati, dan
bahkan mampu menempati posisi prime
time di Indonesia. Kemiskinan
dan kehidupan kaum miskin
merupakan salah satu
tema yang cukup
populer yang diangkat
dalam tayangan realitas ditelevisi.Tulisan ini
membahas fenomena tayang
anrealitas di Indonesia, khususnya bagaimana program
tayangan realitas mengkonstruksi ibadah keagamaan dan distingsi kelas. Empat
tayangan realitas yang disiarkan pada momen bulan suci Ramadan 1432 H yaitu
Bukan Puasa Biasa(TransTV), Orang Pinggiran(Trans7), Jika Aku MenjadiRamadan(Trans
TV), dan Big Brother Indonesia(Trans TV) menjadi focus kajian dalam tulisan
ini. Kajian mendalam terhadap ke empat tayangan realitas tersebut menunjukkan bahwa
ada proseses tetikasi dan obyektifikasi realitas kemiskinan guna mendefinisikan
dan menggarisbawahi ibadah kelas.Tayangan realitas tentang kelas bawah
cenderung menampilkan banalitas pesan tentang kemiskinan.Realitas hidup dan
ibadah agama kelas bawah hanya menjadi project bagi kelas diatasnya untuk
memperbaiki kualitas spiritual keagamaannya dan untuk membangun citra positif
tentang sikaya.Persoalan kemiskinan,
pada akhirnya, hanya
dianggap sebagai problem
individual yang bisa dilalui atau diatasi dengan religiu
sitas dan ketekunan ibadah individual.”
Penulis: Ratna Noviani
Kode Jurnal: jpsosiologidd120258