DOMESTIFIKASI ETNISITAS: PEMEKARAN WILAYAH DAN RUTINISASI KEKERASAN ANTAR ETNIS DI MALUKU UTARA
ABSTRAK: Tulisan ini melakukan
analisis tentang sejauh mana pemekaran wilayah memiliki dampak pada terjadinya
proses rutinisasi kekerasan,
khususnya kekerasan yang
berbasis pada etnik atau
identitas tertentu. Pemekaran wilayah, juga menjadi arena konflik baru, dimana tujuan
awal dari ide desentralisasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal menjadi
diabaikan. Justru pemekaran wilayah telah menyulut adanya konflik di berbagai daerah,
khususnya karena etnik, identitas, agama, dan solidaritas primordial, lebih
banyak digunakan sebagai pertimbangan bagi sebuah daerah yang hendak
dimekarkan, dibanding dengan berdasarkan pertimbangan penguatan masyarakat
sipil.”
Penulis: Nurul Aini
Kode Jurnal: jpsosiologidd120258