GLOBALIZATION AND RELIGIOUS IDENTITY
ABSTRAK: Materialisme,
konsumerisme, dan individualisme dikampanyekan berasal dari Ba-rat dan
mengancam karakter moral masyarakat beragama, terutama kaum muda dari berbagai penganut
agama. Benarkah demikian?
Perlu dicatat bahwa
globalisasi ber-dampak luas pada
identitas budaya dan agama, namun tidak berarti selalu bermakna dampak negatif
dan disintegrasi. Globalisasi
dapat juga memiliki
efek memperkaya, memperkuat dan
membuat budaya lokal lebih fleksibel. Untuk itu perlu dicarikan metode dan
mekanisme yang menjadikan globalisasi berdampak positif terhadap identitas suatu agama, terlebih lagi, memang
beberapa agama berasal dari
sumber yang sama, yakni agama yang dikenal dengan
abrahamic religion (Islam, Nasroni, dan Yahudi).
Author: John Campbell-Nelson
Journal Code: jpperadabanislamgg130008