DRAMATURGI MENCARI PASANGAN PADA KAUM HOMOSEKSUAL (GAY)
ABSTRAK: Homoseksual merupakan
relasi seks jenis kelamin yang sama atau rasa tertarik dan mencintai jenis seks
yang sama, baik secara emosional atau kasih sayang, maupun secara erotik terhadap
sesama jenis, dengan atau tanpa hubungan fisik. Dalam penelitian ini
menggunakan konsep dari Erving Goffman mengenai Dramaturgi, bagaimana seorang
bisa memunculkan panggung depan serta panggung belakang dalam masyarakat. Sifat
penelitian ini bersifat deskriptif yang dilakukan untuk memperoleh gambaran
jelas mengenai bagaimana kehidupan seorang individu gay menjalani dramaturgi
dalam proses mencari pasangan sejenisnya, sedangkan metode yang digunakan pada
penelitian ini adalah kualitatif, metode kualitatif adalah berusaha menggali,
memahami, dan mencari fenomena sosial. Subjek penelitian dipilih dengan teknik
snowball sampling, teknik ini digunakan dengan tujuan agar key informant
memberikan jalan untuk mendapatkan subjek penelitian lain. Hingga peneliti
mendapatkan titik jenuh, dan akhirnya penelitian diakhiri.Hasil penelitian ini
menemukan adanya sifat dasar seorang gay dapat dibagi menjadi 3 (tiga)
macam.Pertama,top.Dalam kesehariannya top berperan sebagai laki-laki yang
maskulin. Kedua, bottom.Bottom adalah seorang gay yang berperan sebagai
perempuan dalam hubungan seksualnya, sedangkan yang ketiga adalah Vers, dapat
dikatakan sebagai biseksual dalam konteks seksualitas. Seorang vers dapat
berperan sebagai laki-laki serta perempuan dalam aktifitas seksual, dan melihat
permainan peran (dramaturgi) pada kaum homoseksual, dari panggung depan dan
panggung belakang seorang homoseksual(gay).
Penulis: HENDRA ARDIANSYAH,
Diyah Utami
Kode Jurnal: jpsosiologidd160061