STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN ROKAN HULU DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATA PADA OBJEK WISATA AIRPANAS HAPANASAN
ABSTRAK: Pariwisata merupakan
salah satu jenis industri baru yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan
sector-sektor produktif lainnya.Hal ini mendorong Dinas Kebudayaan dan
Pariwisata Kabupaten Rokan Hulu untuk menciptakan objek wisata Airpanas Hapanasan
dengan tujuan untuk meningkatkan APBD daerah dan menjadikan salah satu objek wisata
unggulan di Provinsi Riau. Dalam meningkatkan jumlah pengunjung dibutuhkan
strategi pemasaran yang efektif untuk menciptakan daya tarik.Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi pemasaran yang
dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rokan Hulu dalam
meningkatkan kunjungan wisatawan daerah maupun luar daerah.Selain itu
penelitian ini juga bertujuan untuk mengetehaui faktor pendukung dan faktor
penghambat dalam pelaksanaan strategi pemasaran.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek dalam
penelitian ini terdiri dari tujuh orang dan teknik pengumpulan data
dikelompokkan menjadi tiga bagian, yaitu; wawancara mendalam, observasi, dan
dokumentasi. Penelitian ini menggunakan model analisis data interaktif Miles
dan Hubermen, dengan menggunakan teknik pemeriksaan keabsahan data melalui
perpanjangan keikutsertaan dan triangulasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang dilakukan
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rokan Hulu yaitu menentukan
segmentasi, melakukan targeting, promosi melalui media cetak dan media online.
Faktor pendukung dalam melakukan strategi pemasaran adalah objek wisata
Airpanas Hapanasan merupakan aset unggulan daerah, objek wisata Airpanas
Hapanasan tersebut terdapat juga tempat penangkaran kupu-kupu, tempat bermain
anak-anak serta outbond, serta letak Kabupaten Rokan Hulu berbatasan langsung dengan
Sumatera Barat. Faktor penghambatnya yaitu belum adanya kerjasama dengan pihak ketiga/swasta
dalam mengelola objek wisata Airpanas Hapanasan tersebut, minimnnya intensitas
promosi oleh pemerintah daerah dalam mempromosi objek wisata Airpanas Hapanasan
tersebut, professionalisme, pengetahuan dalam memajukan kepariwisataan daerah masih
minim dan persaingan objek wisata yang sama menjadi penghambat pemerintah dalam
memajukan objek wisata tersebut.
Penulis: Muhammad Hanafi, Evawani
Elysa Lubis
Kode Jurnal: jpkomunikasidd160016