STOCK REPURCHASE DAN FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA
Abstract: Harga saham-saham di
Bursa Efek Indonesia sempat mengalami penurunan secara signifikan pada bulan
Oktober 2008. Turunnya harga saham di Bursa Efek Indonesia menyebabkan
Bapepamlk (Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan) mengeluarkan
peraturan Nomor XI.B.3 yang di terbitkan tanggal 9 Oktober 2008 tentang
pembelian kembali saham perusahaan publik. Tujuan diterbitkannya peraturan
tersebut di antaranya adalahuntuk mempermudah pelaksanaan stock repurchase bagi
perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia khususnya yang harga
sahamnya mengalami penurunan secara signifikan, sehingga pada tahun 2008 jumlah
perusahaan yang melaksanakan stock repurchase mengalami peningkatan
dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian
ini ingin mengetahui PengaruhFree Cash Flow , Undervaluation serta Leverage
terhadap Stock Repurchase (Studi pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia).
Penelitian ini dilakukan di Bursa Efek Indonesia. Populasi penelitian
yaitu perusahaan-perusahaan yang melaksanakan stock repurchase yang terdaftar
di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2003 sampai dengan tahun 2009. Pengambilan
sampel menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data yang
digunakan adalah analisis regresi berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) free cesh flow,
undervaluation, serta leverage berpengaruh secara simultan terhadap stock
repurchase. 2) free cash flow berpengaruh secara parsial terhadap stock
repurchase, sedangkan undervaluation dan leverage tidak berpengaruh secara
parsial terhadap stock repurchasei. 3) free cash flow memiliki pengaruh yang
paling besar terhadap stock repurchase dibandingkan dengan undervaluation, dan
leverage.
Penulis: Ana Mufidah
Kode Jurnal: jpakuntansidd110210