PRAKTIK PENGAWASAN ETIKA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA

Abstrak: Pengadilan etika internal DPR-RI merupakan realisasi  pengawasan  publik  yang  diatur  dalam  peraturan DPR-RI.  Keberadaan  lembaga  ini  sangat  diperlukan  karena  teori  dasar perwakilan    terkait  dengan  kontrol  masyarakat.  Jika  ada  pengaduan, pelanggaran  etika  dan    moral  akan  digelar  dan  proses  pengadilannya  pun sudah  disepakati  dalam  peraturan.  Hal  ini  berbeda  jika  persoalan  hukum sebagai  obyek  pelaporannya,  karena  ranah  pengadilannya  juga  berbeda. Subtansi  pasal-pasal  yang  menjerat  pelanggarnya  sangat  bervariasi, diantaranya  pelanggaran  tata  tertib  administrasi,  tertib  menjalankan  tugas dan  kewajiban.  Peradilan  etika  dan  moral  ini  dibentuk  agar  perwujudan prinsip-prinsip  kepemerintahan  yang  baik  dan  benar  dapat  diterapkan  oleh legislator  sesuai  harapan  Undang-Undang  Dasar  Negara  Kesatuan  Republik Indonesia dan  peraturan perundang-undangan yang terkait. 
Kata Kunci: Etika, moral, Pengawasan DPR dan Badan Kehormatan
Penulis: Nur Habibi
Kode Jurnal: jphukumdd140579

Artikel Terkait :