PERUBAHAN SOSIAL DALAM PELAKSANAAN ADAT PERKAWINAN SUKU JAWADI LOKASI TRASMIGRASI DESA PASIR UTAMA KABUPATEN ROKAN HULU

ABSTRAK: Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang terdiri dari berbagai  suku dan budaya.  Kebudayaan  bangsa  adalah  kebudayaan  yang  timbul  sebagai  usaha budinya  rakyat  Indonesia  secara  keseluruhan.  Masyarakat  adalah  orang  yang hidup  bersamaan  yang  menghasilkan  kebudayaan.  Dengan  demikian,  tidak  ada masyarakat  yang  tidak  mempunyai  kebudayaan  dan  sebaliknya  tidak  ada kebudayaan  tanpa ada masyarakat sebagai wadah dan pendukungnya.  Kemajuan teknologi tidak hanya membawa perubahan pada sektor pembangunan fisik, tetapi merubah  jalannya  siklus  kehidupan  keluarga,  yang  dimulai  dari  kelahiran  dan berakhir pada kematian. Yang berubah sesuai dengan kaidahnya masing-masing. Perkawinan  merupakan  bagian  dari  siklus  kehidupan  manusia  yang  cukup menarik  untuk  dikaji  terutama  perubahan-perubahan  yang  terjadi  dan berhubungan  erat  dengan  pembentukan  keluarga.  Masyarakat  Desa  Pasir  Utama yang  terlihat  lebih  berfokus  untuk  mengimbangi  gerakan  modernisasi  dan perubahan-perubahan  sosial  yang  terjadi,  baik  dalam  masyarakat  itu  sendiri maupun  dari  masyarakat  luar.  Perubahan  yang  terlihat  dalam  masyarakat  Desa Pasir  Utama  ini  adalah  pada  pelaksanaan  adat  perkawinan  suku  Jawa.  Dulunya pelaksanaan  adat  perkawinan  suku  Jawa  dilakukan  secara  bertahap.  Akan  tetapi sekarang mulai di tinggalkan dan tidak teratur urutannya upacara perkawinan pada saat  ini  lebih  mengarah  pada  pelaksanaan  yang  lebih  serba  praktis.  Terjadi pergeseran dan perubahan dalam tata cara adat perkawinan yang disebabkan oleh berbagai  faktor  diantaranya  adalah  kontak  budaya  lain,teknologi,tingkat pendidikan,tingkat pendapatan dan faktor geografis.
Kata kunci: Perubahan Sosial, Adat, Perkawinan
Penulis: Riska Ayufatmala
Kode Jurnal: jpsosiologidd160023

Artikel Terkait :