PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA ANAK MELALUI DIVERSI DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK DI INDONESIA

Abstrak: Penelitian  tentang  perlindungan  hukum  terhadap  pelaku  tindak  pidana anak  melalui  diversi  dalam  sistem  peradilan  pidana  anak  di  Indonesia.  Dilakukan dengan  metode  penelitian  hukum  normatif  ini  membahas  tiga  permasalahan, yaitu  :  1)  Bagaimana  Perlindungan  Hukum  Terhadap  Pelaku  Tindak  Pidana  Anak Melalui      Diversi    danal      Sistem      Peradilan    Pidana    Anak    di    Indonesia;  2) Bagaimanakah  Aplikasi  Diversi  untuk  Memberikan  Jaminan  Perlindungan  Hukum Terhadap  Anak  yang  Berhadapan  dengan  Hukum  Dalam  Sistem  Peradilan  Pidana Anak Indonesia; 3) Bagaimana Diversi yang Tepat Diterapkan Terhadap Anak yang  Berhadapan  dengan  Huhkum  dalam  Sistem  Peradilan  Pidana  Anak Indonesia di Masa Datang.  Berdasarkan    atas    analisis    kajian    dari    ketiga    permasalahan    yang dikemukakan,  maka  didapatkan  bahwa  pertama,  perlindungan  hukum  terhadap pelaku  tindak  pidana  anak  yang  berhadapan  dengan  hukum  melalui  diversi adalah  dengan  mengaplikasikan  diversi  dalam  sistem  peradilan  pidana  anak  di Indonesia,  yang  diformulasikan  dalam  sistem  hukum  materiel  anak,  dalam  sistem hukum  formal  anak  dan  dalam  sistem  hukum  pelaksanaan  sanksi  hukum  pidana anak. Kedua,  Aplikasi  diversi    untuk  memberi  jaminan    perlindungan    hukum terhadap  anak  yang  berhadapan  dengan  hukum  dalam  Sistem  Peradilan  Pidana Anak Indonesia adalah bermanfaat nyata seperti : menghindari stigma pada anak, perdamaian pelaku dan korban mengurangi kasus masuk ke pengadilan sehingga  akan    mengurangi    beban    negara    dalam    penyelenggaraan    sistem  peradilan pidana.  Ketiga,  Diversi  yang  tepat  diterapkan  terhadap  anak  yang  berhadapan dengan  hukum  dalam  Sistem  Peradilan  Pidana  Anak  Indonesia  di  masa  datang adalah:    perdamaian  antara  anak  yang  berhadapan  dengan    hukum  dengan korban  serta  pemberian  ganti  rugi  kepada  korban  dan  anak  yang  berhadapan dengan  hukum  dikembalikan  untuk  dididik  oleh  orang  tuanya.  Model  diversi  yang lain,  yaitu:  anak  yang  berhadapan  dengan  hukum  mengikuti  pendidikan  atau pelatihan  ke  lembaga  pendidikan  atau  lembaga  sosial  yang  diselenggarakan  oleh pemerintah,  negara,  maupun  oleh  lembaga  sosial  kemasyarakatan  dan  pars pemerhati perlindungan anak. 
Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Pelaku Tindak Pidana Anak, Diversi, Sistem Peradilan Pidana Anak
Penulis: I MADE SEPUD
Kode Jurnal: jphukumdd130739

Artikel Terkait :