PENGARUH PERAN INSPEKTORAT DAN BUDAYA ORGANISASI DAERAH TERHADAP PENERAPAN GOOD GOVERNANCE (Studi Empiris Pada Pemerintah Kota Bukittinggi)
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk menguji
pengaruh peran inspektorat
daerah dan budaya
organisasi terhadap penerapan good governance pada Satuan Kerja
Perangkat Daerah (SKPD) Kota Bukittingggi. Penelitian ini
tergolong penelitian kausatif.
Populasi dalam penelitian
ini adalah seluruh
SKPD kota Bukittinggi.
Pengambilan sampel dilakukan dengan metode
total sampling, dan diperoleh 32 sampel di seluruh SKPD. Jenis
data yang digunakan
adalah data subyek,
dan sumber data
yang digunakan adalah
data primer. Metode pengumpulan
data yang digunakan
adalah dengan menggunakan
kuesioner. Analisis yang
digunakan adalah analisis regresi berganda Hasil
pengujian menunjukkan bahwa:
1) peran inspektorat
daerah tidak berpengaruh
dan negatif terhadap penerapan
good governance, dimana t hitung > t tabel yaitu -0,439 < 2,0017 (sig
0,663> 0,05) yang berarti H1 ditolak. 2) budaya organisasi berpengaruh signifikan positif terhadap penerapan good governance, dimana t hitung
> t tabel yaitu 4,852 > 2,20017 (sig 0,000 < 0,05) yang berarti H2
diterima. Dalam penelitian
ini disarankan: (1) pemerintah menetapkan indikator kinerja agar kinerja
pemerintah lebih mudah untuk
diukur oleh auditor
dan penerapan good
governance dapat tercapai,
(2) peningkatan peran budaya
organisasi dalam pelayanan
terhadap masyarakat dan
(3) penelitian selanjutnya
dapat menambahakan variabel-variabel
lain yang berpengaruh terhadap penerapan good governance.
Penulis: Toni Syamsir
Kode Jurnal: jpakuntansidd140827