PELAKSANAAN FAUNGSI KELUARGA PADA PEREMPUAN BEKERJA (Studi Kasus Guru Sekolah Menengah Atas Di SMA N 1 Bangkinang dan SMA N 2 Bangkinang Kecamatan Bangkinang Kabupaten Kampar)
Abstrak: Penelitian ini
penulis lakukan pada
Sekolah Menengah Atas
Kecamatan Bangkinang Kota Kabupaten Kampar yaitu SMA N 1 Bangkinang dan
SMA N 2 Bangkinang. Penelitian ini
berjudul ―Pelaksanaan Fungsi
Keluarga Pada Perempuan Bekerja
(Studi Kasus Guru
Sekolah Menengah Atas)
Di SMA N 1 Bangkinang dan
SMA N 2
Bangkinang Kecamatan Bangkinang
Kabupaten Kampar‖. Topik
fokus penelitian ini
adalah Bagaimana pembagian
waktu Guru SMA dalam
melaksanakan peran Ibu
Rumah Tangga. Dalam
penelitian ini peneliti menggunakan
informan penelitian melalui key
informan dimana peneliti sudah memahami
informasi awal tentang
objek penelitian maupun
informan penelitian dengan menggunakan
Snowball Sampling. Informan
dalam penelitian ini yaitu Guru
Sekolah Menengah Atas Kecamatan Bangkinang Kota Kabupaten Kampar sebanyak
11 Orang. Penulis
menggunakan metode deskriptif
kualitatif dan data dianalisis secara kualitatif. Instrumen data adalah
observasi, wawancara, Studi Pustaka dan dokumentasi. Dari penelitian yang dilakukan penulis. Penulis menarik kesimpulan
bahwa ciri–ciri responden
bekerja, lebih banyak
yang tanggungan keluarga di atas 3 orang di karenakan jarak anak satu
yang lainnya dekat, yang membuat
biaya pendidikan dan
kebutuhan semakin banyak
dalam sehari-hari, rata-rata responden berpendidikan SMA ke atas, dan
yang membuat responden bekerja dikarenakan
faktor ekonomi yang
sulit saat ini.
Peran responden sangat besar
di dalam pendapatan
keluarga, distribusi pendapatan esponden 40%
untuk membantu memenuhi
kebutuhan keluarga. 60%
sisanya masih para suami yang mencari uang untuk memenuhi perekonomian
keluarga. Dari 7 fungsi keluarga, cuma 5 fungsi yang masih di jalankan dan
dilaksanakan dengan baik secara
teratur dan seimbang
dengan yang lainnya,
yaitu fungsi afeksi, sosialisasi,
penentuan status, perlindungan dan fungsi ekonomi. sedangkan 2 fungsi lainnya,
yaitu: pengaturan seksual dan reproduksi kurang dijalankan, hal ini disebabkan
adanya kesibukan responden
di luar rumah
sehingga fungsi reproduksi dan
seksual tidak berjalan dengan baik.
Penulis: Yunita Sari
Kode Jurnal: jpsosiologidd160001