KUALITAS PELAYANAN PUBLIK SAMSAT LAMPUNG DALAM PERSPEKTIF BUDAYA PIIL PESENGGIRI
Abstrak: Tujuan penelitian
ini adalah untuk
mengukur Kualitas Pelayanan
Publik Samsat Lampung dalam
Perspektif Budaya Piil
Pesenggiri. Pendekatan kuantitatif
digunakan dalam penelitian
dengan menggunakan teknik
sampel semi terbuka
untuk menganalisis berbagai
fenomena proses penyelenggaraan otonomi
daerah yang disajikan dalam bentuk deskripsi dengan menggunakan
angka-angka statistik. Hasil penelitian
menunjukkan, bahwa penilaian
yang diberikan masyaakat terhadap
pelayanan publik yang
dilakukan oleh Samsat
rata-rata dinilai cukup baik
dan sesuai dengan
aturan yang telah
digariskan. Pelayanan yang diberikan
Samsat baik dalam
prinsip nemui nyipah
(sopan santun pada pengguna
jasa). Penilaian yang
kurang baik, terletak
pada variabel nengah nyappur, indikator toleransi ( 48,3 %), indikator memegang teguh prinsip ( 55 %),
indikator bersaing dalam
memberikan pelayanan terbaik
(53,3 % ).
Prinsip Sakai Sambayan, beberapa
indikator yang dinili
kurang baik dalam
pelayanan publik adalah indikator
kedua mampu menjadi
pemersatu ketika ada
masalah dalam melayani (dinilai responden kurang mampu dengan skor 40,7
%, dan tidak mampu dengan skor
53,3 %). Indikator
ketiga mampu bekerjasama
dengan pegawai lain dalam
melayani pengguna jasa (dinilai kurang mampu dengan skor 30 %).
Penulis: Pairulsyah
Kode Jurnal: jphukumdd130760