FAKTOR-FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN ASET PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA

Abstrak: Target  pertumbuhan pangsa pasar bank syariah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia sebesar 5 ersen dapat diupayakan tercapai, salah satunya dengan cara meningkatkan jumlah aset yang ada di bank syariah. Peningkatan aset perbankan syariah dipengaruhi oleh banyak faktor yang secara umum dapat diklasifikasikan menjadi faktor internaldan faktor eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui  faktor-faktor  internal  dan  eksternal  yang  mempengaruhi  pertumbuhan  aset perbankan  syariah  di  Indonesia.   Dalam  hal  ini  faktor-faktor  internal  yang  digunakan  adalah jumlah kantor bank syariah, rasio NPF, rasio FDR, biaya promosi, dan jumlah dana pihak ke-tiga (DPK)  yang  ada  di  bank  syariah.   Sedangkan  faktor-faktor  eksternal  yang  dipilih  adalah  office chaneling dan jumlah uang beredar (M2). Dimana data-data yang digunakan adalah data statistik bank  umum  syariah  (BUS)  dan  unit  usaha  syariah  (UUS)  di  Indonesia  pada  periode  September 2008  sampai  dengan  September  2010.  Untuk  dapat  mengambil  kesimpulan,  maka  digunakan analisis dengan metode regresi linier berganda. Dari tujuh variabel yang diteliti, ternyata hanya lima variabel yang memenuhi persyaratan BLUE, yaitujumlah kantor bank syariah, rasio NPF, rasio FDR, biaya promosi, dan office chaneling dan berdasarkan hasil penelitian diperoleh faktor yang mempengaruhi pertumbuhan aset perbankan syariah adalah junlah kantor, rasio FDR, dan biaya promosi.
Kata kunci: NPF, FDR, DPK, office chaneling, M2
Penulis: Ida Syafrida, Ahmad Abror
Kode Jurnal: jpakuntansidd110199

Artikel Terkait :