EMPOWERMENT, MOTIVASI DAN KINERJA: MENELITI DAMPAK FEEDBACK, REWARD DAN MACHIAVELLIAN

Abstrak: Tujuan  dilakukan  empowerment  dalam  organisasi  adalah  untuk  membangun  daya, dengan cara mendorong, memotivasi dan menumbuhkan kesadaran akan potensi yang dimiliki dalam diri individu.  Drake, Wong dan Slater (2007) menggunakan  feedbackdan  reward  sebagai  anteseden  dari  empowerment.  Drake,  Wong  dan  Slater  (2007) menggunakan tiga dimensi  empowerment  yaitu: (1)  impact,  (2)  competence  dan  (3) self-determination.  Penelitian  ini  menambahkan  variabel  internal  machiavellian sebagai  anteseden  empowerment.  Individu  yang  memiliki  sifat  machiavellian  lebih mudah  beradaptasi  dengan  lingkungan  sekitar  untuk  memaksimalkan  kepentingan pribadi.  Selain  itu,  individu  yang  memiliki  sifat  machiavellian  lebih  dapat  melihat peluang  untuk  kepentingan  pribadi.  Penelitian  ini  bertujuan  memberikan  bukti empiris mengenai efek  Machiavellian personality  terhadap proses  empowerment  dan kinerja. Partisipan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Unika Soegijapranata . Penelitian ini menggunakan metode eksperimen.  Desain eksperimennya adalah  2x2x2  (feedback  x reward x machiavellian), dengan kategori pengkondisian between subject. Hasil  dalam  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  feedback  berpengaruh  terhadap impact,  competence  dan  self-determination.  Sedangkan  reward  dan  sifat machiavellian  tidak  berpengaruh  terhadap  impact,  competence  dan  selfdetermination. Namun jika hanya  feedback  saja yang berpengaruh terhadap  impact, competence  dan  self-determination,  ternyata  hal  tersebut  belum  dapat  menggerakan motivasi individu untuk menghasilkan kinerja.
Kata kunci: Machiavellian personality, empowerment, feedback, reward, kinerja
Penulis: Maria Theresa, Monika Palupi M
Kode Jurnal: jpakuntansidd130852

Artikel Terkait :