DAMPAK SOSIAL KONVERSI LAHAN PERTANIAN (STUDI KASUS KELURAHAN KUBU GULAI BANCAH KECAMATAN MANDIANGIN KOTO SELAYAN KOTA BUKITTINGGI)

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi masyarakat petani melakukan konversi lahan pertanaian dan dampak sosial dari konversi lahan pertanian terhadap masyarakat di Kelurahan Kubu Gulai Bancah Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota  Bukittinggi.  Penelitian  ini  menggunakan  metode  kuantitatif  yang  dianalisis  secara deskriptif.  Lokasi  penelitian  ini  di  Kelurahan  Kubu  Gulai  Bancah  Kecamatan  Mandiangin Koto  Selayan  Kota  Bukittinggi  dengan  responden  sebanyak  27  orang  dan  key  informan sebanyak  5  orang.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  faktor  yang  banyak  diungkapkan responden  adalah karena mereka sudah tua dan tidak kuat lagi untuk bertani lagi. Dampak yang  dirasakan  oleh  petani  tersebut  yaitu  mereka  merasa  kehidupan  perekonomian  mereka jauh  lebih  meningkat.  Sedangkan  dampak  yang  dirasakan  oleh  masyarakat  di  Kelurahan Kubu  Gulai  Bancah  Kecamatan  Mandiangin  Koto  Selayan  Kota  Bukittinggi  yaitu  dampak positif  dan  dampak  negatif.  Dampak  positif  yang  dirasakan  masyarakat  yaitu  adanya perbaikan  sarana  transportasi,  sarana  kesehatan,  sarana  pendidikan  serta  adanya  lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat. Sedangakan dampak negatif yaitu adanya tindak kriminal yang  bermunculan  seperti  penyebaran  narkotika  di  kalangan  masyarakat  terutama  pada remaja dan perilaku menyimpang berupa pergaulan bebas yang berujung pada hamil di luar nikah.
Kata Kunci: Dampak Sosial, Konversi Lahan, dan Kelurahan Kubu Gulai Bancah
Penulis: LATIFA HAYATI
Kode Jurnal: jpsosiologidd160020

Artikel Terkait :