Aktivitas Komite Audit, Kepemilikan Institusional dan Biaya Audit

ABSTRAK: Penelitian ini meneliti pengaruh aktivitas komite audit dan kepemilikan institusional terhadap biaya audit perusahaan publik di Indonesia. Perusahaan yang digunakan sebagai sampel  adalah  perusahaan  manufaktur  yang  terdaftar  di  Bursa  Efek  Indonesia  selama periode  2010–2013.  Terdapat  124  pengamatan  yang  memenuhi  kriteria  sampel,  data dianalisis  menggunakan  bantuan  Eviews  6.0.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa aktivitas  komite  audit  yang  diukur  dengan  jumlah  pertemuan  komite  audit,  berpengaruh positif  terhadap  biaya  audit.  Sementara  itu,  variabel  kepemilikan  institusional,  tidak berpengaruh  terhadap  biaya  audit.  Demikian  pula,  tidak  ada  perbedaan  yang  signifikan antara  kepemilikan  institusional  tersebar  (diffused)  dan  kepemilikan  institusional  ter-konsentrasi (blockholder) terhadap biaya audit. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa variabel  kontrol  jumlah  anak  perusahaan  yang  sepenuhnya  dimiliki,  anak  perusahaan  di luar negeri, dan kualitas audit berpengaruh secara signifikan terhadap biaya audit. Variabel kontrol lainnya, yaitu leverage, kerugian dan opini audit tidak berpengaruh terhadap biaya audit.
Kata kunci: Biaya  audit,  kegiatan  komite  audit,  kepemilikan  institusional  diffused  dan blockholders
Penulis: Linda Kusumaning Wedari 
Kode Jurnal: jpakuntansidd150594

Artikel Terkait :