ADOPSI (Sebuah Tawaran Hukum Islâm menuju Kebaikan Masa Depan Anak Terlantar)

Abstrak: Konsep  pengangkatan  anak  dalam  hukum  Islâm  tidak mengenal pengangkatan anak dalam arti menjadi anak kandung secara  mutlak,  sedang  yang  ada  hanya  diperbolehkan  untuk memelihara  dengan  tujuan  memperlakukan  anak  dalam  segi kecintaan pemberian nafkah, pendidikan atau pelayanan dalam segala  kebutuhan  yang  bukan  memperlakukan  sebagai  anak kandung.  Dalam  konsep  Islâm,  pengangkatan  seorang  anak tidak  boleh  memutus  nasab  antara  si  anak  dengan  orang  tua kandungnya.  Pengangkatan  anak  berdasarkan  hukum  Islâm adalah pengangkatan anak yang bersumber pada al-Qur’ân dan sunnah serta hasil ijtihâd. Memelihara anak terlantar merupakan salah  satu  dari  kewajiban  Negara,  pemerintah  hendaknya menyarankan  kepada  warga  yang  mampu  untuk  mengadopsi anak  terlantar,  hal  ini  dilakukan  untuk  melindungi  dan mengangkat harkat dan martabat anak terlantar.
Kata kunci: Adopsi, sadd al-dzarî’ah, dan anak terlantar
Penulis: Fahruddin Ali Sabri
Kode Jurnal: jphukumdd110259

Artikel Terkait :