PELAKSANAAN PENGAWASAN BAHAN BAKU LANGSUNG, KAYU SENGON KUALITAS A DAN KAYU SENGON KUALITAS B SEBAGAI UPAYA EFISIENSI BIAYA PENGADAAN BAHAN BAKU (STUDI PADA UD. SERBA GUNA PARE-KEDIRI)
ABSTRAK: Salah satu
pengendalian persediaan bahan yang digunakan manajemen dalam pengawasan bahan
baku adalah model EOQ (Economic Order Quantity). EOQ memiliki keterkaitan
dengan analisis lainnya, yaitu Safety
stock dengan Reorder point. Melalui EOQ perusahaan dapat mengetahui tingkat
kuantitas pembelian bahan baku yang optimal, sehingga total biaya dapat ditekan
seefisien mungkin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan
pembelian kuantitas bahan baku tahun 2015 yang optimal sesuai dengan kebutuhan agar
persediaan bahan dalam gudang tidak menumpuk. Jenis penelitian yang digunakan
adalah penelitian metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, pengumpulan
data menggunakan dokumen data persediaan bahan baku UD. Serba Guna Pare-Kediri.
Hasil penelitian ini menunjukkan efisiensi untuk kayu sengon kualitas A sebesar
Rp 947.150, untuk kayu sengon kualitas B yaitu sebesar Rp 1.465.875, sehingga
total penghematan sebesar Rp 2.413.025, perusahaan memiliki Safety stock di
gudang sebesar 54,37 m3 untuk kayu sengon kualitas A, dan 21 m3 untuk kayu
sengon kualitas B. Reorder point dilakukan jika bahan baku kayu sengon kualitas
A di gudang sebesar 109,37 m3 dan untuk kayu sengon kualitas B sebesar 42 m3
Penulis: Yehezkiel Alianto
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd151150