KEUTAMAAN Kritik Teks Atas Naskah Sewaka Darma

ABSTRAK: Mendalami  budaya  berarti  juga  mendalami  kearifan  lokal.  Kearifan  lokal  tersimpan rapi  dalam  (salah-satunya)  naskah  kuno.  Sebagai  naskah  kuno,  Sewaka  Darma menyimpan kearifan lokal, terkhusus keutamaan hidup.Sewaka  Darma mengisahkan keutamaan hidup bukan sebagai  semata-mata tatanan tingkah laku, tetapi sebagai cara bertindak demi  tatanan  spiritual zaman itu.  Tatanan spiritual Sewaka Darma menjadi alas dan dasar bagi tindakan hidup. Kesempurnaan (moksa)  menjadi  tujuan,  dan  keutamaan  menjadi  sarananya.  Apa  tindakannya ditentukan oleh bagaimana pandangannya. Dengan  jelas,  Sewaka  Darma  menyimpan  pesan  bahwa  keutamaan  merupakan konsekuensi  dari  pandangan  spiritual.  Dari  sini,  penulis  menelusuri  metodologi edagogi  sebagai  tuntutan  ajaran  keutamaan.  Singkatnya,  pandangan  spiritual menentukan  ajaran  keutamaan  dan  ajaran  keutamaan  menentukan  metodologi pedagogi.  Titik  akhir  ini  dirumuskan  sebab  konteks  naskah  Sewaka  Darma  adalah ajaran atau wejangan bagi seorang murid.
Penulis: YUSUF SISWANTARA, S.S., M.Hum
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd150955

Artikel Terkait :