IDENTIFIKASI KEY SUCCESS FACTOR PADA INDUSTRI CLOTHING DI KOTA BANDUNG
ABSTRAK: Perusahaan Clothing
lokal merupakan salah satu ciri khas dari kota Bandung yang merupakan kota
kreatif. Saat ini, clothing company di
kota Bandung menghadapi persaingan
yang sangat berat,
bukan hanya bersaing
dengan perusahaanperusahaan lokal, tetapi
juga bersaing dengan
brand luar negeri
yang pangsa pasarnya sama,
yaitu pangsa pasar
kaum muda. Industri
clothing/fesyen di kota Bandung
sangat erat kaitannya
dengan factory outlet,
distribution store, serta clothing company (yang
lebih mengacu kepada perusahaan yang menjual produk yang diproduksi
secara terbatas dan biasanya hanya menjual ulang produk, tanpa memiliki
brand sendiri). Sedangkan Local Clothing Company adalah perusahaan yang memproduksi pakaian
jadi di bawah merek sendiri. Pakaian jadi ini sebagian besar adalah T-shirt
yang kemudian berkembang ke berbagai perlengkapan yang menunjang gaya
hidup seperti shirt,
longpant, jacket, sweatshirt,
bag, slingbag, polo shirt, kanvas
bag, dan assesoris seperti gelang dan
pin. Perusahaan clothing yang
diteliti adalah perusahaan
yang berbasis komunitas yang
kontemporer yang menjadi
karakter khas kota Bandung.Perusahaan Clothing
lokal tersebut target
pasarnya adalah golongan menengah ke
atas dan berbasis
komunitas adalah perusahaan
yang relative bertahan lama,
yang sampai dengan
tahun 2015 ini
masih banyak bertahan. Lokasi distro
ataupun clothing shopnya
terutama berada di
Jalan Riau, Jalan Trunojoyo, dan
Jalan Dago. Clothing
company menjual produknya
tidak hanya melalui distro
tetapi juga menjual
secara on line,
sehingga konsumennya bukan hanya
orang Bandung atau
orang yang berwisata
ke Bandung tetapi
tersebar di berbagai kota.Struktur industrinya
merupakan fragmented industry,
karena perusahaanperusahaan clothing
lokal Bandung terdiri
dari banyak usaha
mikro, kecil dan menengah, tidak ada perusahaan clothing
lokal yang mendominasi pasar, masingmasing
perusahaan melayani segmen
pasar tertentu yang
relative kecil,dan industri ini
mempunyai barrier to entry dan barrier to exit yang rendahStrategi bisnis
perusahaan clothing lokal
merupakan differentiation strategy dan
focus competitive advantages
karenaPerusahaan dikelola secara desentralisasi yang ketat (tightly
managed decentralization). Perusahaan berusaha keras meningkatkan
nilai tambah produk
(increase value added)
karena konsumen sulit membedakan
produk suatu perusahaan
dengan perusahaan lainnya.Untuk mencapai
itu maka pengusaha
selalu terlibat dan
dekat dengan komunitasnya.Pengusaha mempunyai
standar material, standar
pengerjaan produk, kontrol kualitas
produk.Perusahaan fokus pada
segmen pasar tertentu, kesenangan, gaya
hidup dan minat
konsumennya, hal ini
membantu perusahaan untuk menentukan
tipe produk, harga
dan tipe produk,
tipe pesanan dan
daerah geografi Untuk memperoleh margin
yang tinggi maka perusahaan berusaha agar bekerja dengan efisien dan
minimalisasi biaya. Dari penelitian didapat bahwa Key success factors agar perusahaan sukses adalah Brand image, Komunitas dan loyalitas
komunitas, Design dan trend, Time to market serta Harga
Penulis: Catharina Tan Lian
Soei, Dra., M.M
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd150922