Hubungan Antara Paparan Debu Dengan Kejadian Gangguan Saluran Pernafasaan Pada Masyarakat Kelurahan Kairagi Satu Lingkungan 3 Kota Manado

Abstrak: Data  kasus  gangguan  saluran  pernafasan  ISPA  di  wilayah  Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2014 menujukan bahwa Kota Kotamobagu menempati posisi teratas  dengan  jumlah  15367  kasus,  diikuti  berturut-turut  oleh  Sangihe  dengan  jumlah 9984 kasus, diikuti berturut-turut oleh Kota Manado dengan jumlah 4500 kasus, diikuti berturut-turut  oleh  Kabupaten  Bolaang  Mongondow  Utara  dengan  jumlah  3153  kasus, diikuti  berturut-turut  oleh  Kabupaten  Minahasa  Tenggara  dengan  jumlah  1532  kasus, diikuti  berturut-turut  oleh  Kabupaten  Minahasa  Utara  dengan  jumlah  376  kasus.  Data kasus  gangguan  saluran  pernafasan  ISPA  pada  tahun  2014  dari  dinas  Kesehatan  Kota Manado  pada  bulan  februari  dengan  jumlah  153  orang,  maret  dengan  jumlah  1189 kasus,  april  dengan  jumlah  679  kasus,  mei  dengan  jumlah  1349  kasus,  juni  Dengan jumlah  685  kasus,  juli  dengan  jumlah  79  kasus,  agustus  dengan  jumlah  451  kasus, september  dengan  jumlah  216  kasus,  oktober  dengan  jumlah  199  kasus,  november dengan  jumlah  99  kasus,  desember  dengan  jumlah  442  kasus.  Menurut  hasil  penelitian Dinda  Anggun  di  Palembang  tahun  2013  bahwa  paparan  debu  berhubungan  dengan kejadian  ISPA  sejumlah  34  0rang  (48.6%)  dari  jumlah  populasi  70  orang.  Menurut penelitian  Yusnabeti,  dkk  tahun  2009  di  pekerja  industri  mebel  di  desa  Cilebut  Barat bahwa  paparan  debu  berhubungan  dengan  kejadian  ISPA,  yang  mengalami  ISPA  43 orang dari populasi 98 orang. Menurut penelitian khairiah dkk, tahun 2012 di sumatera utara bahwa konsentrasi debu berhubungan dengan gangguan pernafasan 19 orang, dari jumlah populasi 56 orang. 
Metode  :  Penelitian  ini menggunakan  jenis  penelitian  Survei  analitik  dengan  penelitian cross sectional studi (desain potong lintang).  
Hasil : Di uji mengunakan Uji Chi Square maka didapatkan nilai korelasi sebesar 0,006 p  <  0,05,  artinya  terdapat  hubungan  antara  paparan  debu  dengan  kejadian  gangguan saluran  pernafasan  pada  masyarakat  Kelurahan  Kairagi  Satu  lingkungan  3  Kota Manado. 
Kesimpulan  :  Hasil  pengukuran  mempunyai  2  kategori  sedang  dan  kategori  ringan. Kategori  ringan  sebesar  61,4%  dan  kategori  sedang  sebesar  38,6%.  Sebesar  45 responden  (64,3%)  yang  mengalami  Ganguan  Saluran  Pernafasan  ISPA  di  Kelurahan Kairagi  Satu  Lingkungan  3  Kota  Manado.  Sebesar  25  responden  (35,7%)  tidak mengalami gangguan saluran pernafasan ISPA di Kelurahan Kairagi Satu Lingkungan 3 Kota  Manado.  Terdapat  hubungan  antara  paparan  debu  dengan  kejadian  gangguan saluran  pernafasan  pada  masyarakat  di  Kelurahan  Kairagi  Satu  Lingkungan  3  Kota Manado.   
Kata kunci: paparan debu, kejadian gangguan saluran pernafasan
Penulis: Yulina Purnamasari. Thaib, Bernadus. S. Lampus, Rahayu H. Akili
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd150872

Artikel Terkait :