EVALUASI KEBIJAKAN PENGENDALIAN FUNGSI GARIS SEMPADAN JALAN PADA RUAS JALAN PROVINSI DI KOTA BANDUNG (Studi Kasus Di Jalan Sukajadi)

Abstrak: Penelitian ini dititikberatkan pada Evaluasi Kebijakan Pengendalian Fungsi Garis Sempadan Jalan. Bertujuan untuk mengetahui hasil dari pelaksanaan kebijakan pengendalian fungsi garis sempadan jalan dalam menertibkan bangunan-bangunan semi permanen di atas trotoar jalan Sukajadi kota Bandung, faktor penghambat dan pendukungnya, serta langkah dan strategi pelaksanaannya. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode kualitatif. Data dihimpun dengan menggunakan teknik non-participant observation, wawancara, dan studi dokumen sedangkan informan ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan teori William N. Dunn dengan variabel-variabel efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pelaksanaan Kebijakan Pengendalian Fungsi Garis Sempadan Jalan belum berfungsi dengan optimal dalam mencapai tujuan dan manfaat yang diharapkan dalam Kebijakan Garis Sempadan Jalan. Faktor penghambatnya terdiri dari faktor eksternal yaitu politik, administrasi, ekonomi, dan sosial. Sedangkan hambatan dari faktor internal adalah teknologi, kompetensi,  budaya, dan pertahanan keamanan. Adapun faktor pendukungnya adalah berlakunya beberapa peraturan perundang-undangan yang dapat menjembatani tujuan Kebijakan Garis Sempadan Jalan, serta dapat digunakan menjadi dasar penetapan kebijakan dan pelaksanaan program di masa mendatang.
Kata Kunci: Evaluasi Kebijakan, Pengendalian, Fungsi Garis Sempadan Jalan
Penulis: Sandhy Chandrawiguna
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd150820

Artikel Terkait :