STRATEGI PUBLIC RELATIONS DALAM MANAJEMEN KRISIS (Studi Deskriptif Kualitatif Strategi Public Relations dalam Manajemen Krisis di PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara)
Abstract: Penelitian ini
berjudul Strategi Public Relations dalam Manajemen Krisis (Studi Deskriptif
Kualitatif Strategi Public Relations dalam Manajemen Krisis di PT PLN (Persero)
Wilayah Sumatera Utara). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemetaan krisis yang terjadi di PT
PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara dan untuk mengetahui strategi manajemen
krisis yang dilakukan public relations PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara.
Public Relations merupakan kegiatan berkesinambungan dari usaha-usaha untuk
memperoleh pengertian dan simpati dari masyarakat khususnya pelanggan.
Sedangkan manajemen krisis merupakan salah satu tugas praktisi public relations
saat perusahaan mengalami krisis. Teori yang digunakan dalam penelitian ini
adalah Teori Public Relations dan Teori Manajemen Krisis. Metode penelitian
yang dipilih adalah metode deskriptif kualitatif yang dapat menggambarkan
tujuan penelitian ini dan dinarasikan secara positivis, sehingga melalui
penelitian ini dapat dipahami bagaimana pemetaan krisis dan strategi manajemen
krisis yang dilakukan public relations PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara.
Informasi diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam (in depth
interwiev) terhadap empat orang pegawai divisi public relations PT PLN
(Persero) Wilayah Sumatera Utara. Selain itu peneliti juga memaksimalkan metode
dokumentasi dan penelusuran data online untuk menghimpun data. Berdasarkan
penelitian ini ditemukan bahwa krisis listrik di PT PLN (Persero) Wilayah
Sumatera Utara sudah terjadi sejak tahun 1999 yakni pasca krisis moneter 1998.
Krisis moneter tersebut mengakibatkan terjadinya kegagalan membangun pembangkit
listrik hingga memunculkan krisis listrik di wilayah Sumatera Utara dan
berakhir dengan pemadaman listrik bergilir. Untuk mengendalikan situasi krisis
di tengah-tengah masyarakat, public relations PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera
Utara menggunakan corrective action strategy dan adaptive strategy yang
disampaikan melalui above the line (media lini atas), below the line (media
pendukung) dan activity (aktivitas pendukung).
Penulis: tia manurung
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150396