PERSEPSI COUCHSURFING TERHADAP KOMUNIKASI ANTARBUDAYA YANG EFEKTIF
Abstract: Penelitian ini
berjudul Persepsi Couchsurfing Terhadap Komunikasi Antarbudaya yang Efektif
(Studi Deskriptif Kuantitatif Tentang Persepsi Anggota Couchsurfing di Medan,Bangkok,dan
Vietnam Terhadap Komunikasi Antarbudaya yang Efektif). Skripsi ini bertujuan
untuk mengetahui gambaran komunikasi lintas budaya yang terjadi di antara
anggota Couchsurfing di Indonesia, Thailand, dan Vietnam. Teori yang digunakan
dalam penelitian ini adalah teori komunikasi antar budaya dan persepsi budaya.
Dengan metode deskriptif kuantitatif dan data Peneliti menyebarkan kuesioner
kepada 99 responden dari populasi 8.396 orang. Jumlah sampel ini didapat dengan
menggunakan rumus Taro Yamane dengan presisi 10% dan tingkat kepercayaan 90%.
Teknik pengambilan sampel menggunakan Random Sampling, sedangkan teknik
analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis tabel
tunggal. Tahapan-tahapan dalam pengolahan data dimulai dengan penomoran
kuesioner, editing, coding, inventarisasi tabel, dan tabulasi data. Dari hasil
penelitian, dapat diketahui bahwa gambaran komunikasi antarbudaya di Medan,
Bangkok, dan Ho Chi Minh didasari motif yang berbeda-beda. Selain itu faktor
yang mempengaruhi cara berkomunikasi antarbudaya diantara anggota Couchsurfing
di ketiga kota tersebut berbeda-beda juga. Selain itu, komunikasi diantara
anggota akan semakin efektif jika semakin sering mereka mengakses situs
Couchsurfing, sehingga diantara ketiga kota yang diteliti,komunikasi dengan
couchsurfer Ho Chi Minh sedikit terhambat karena mereka jarang mengakses situs
Couchsurfing.
Penulis: Agatha Josephine
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150360