PERANAN KOMUNIKASI ANTARPRIBADI PEMIMPIN PEMUDA DALAM MENINGKATKAN MINAT BERIBADAH PEMUDA GMIM SION WAREMBUNGAN
Abstract: Penelitian ini
dengan judul “Peranan Komunikasi Antarpribadi Pemimpin Pemuda Dalam
Meningkatkan Minat Beribadah Pemuda Gmim Sion Warembungan”, bermaksud untuk
mengkaji secara mendalam permasalahan penelitian ini yaitu tentang bagaimana
peranan komunikasi antarpribadi pemimpin pemuda dalam meningkatkan minat
beribadah Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan
kerangka teori adalah teori interaksi simbolik (George Herbert Mead 1934).
Dengan teknik pengumpulan data menjalankan quisioner.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: (1).Bentuk komunikasi yang sering
digunakan adalah komunikasi antarpribadi, komunikasi kelompok, dengan
pendekatan persuasif selalu digunakan kaitannya dengan meningkatkan minat
beribadah pemuda di jemaat Gmim Sion Warembungan. (2).Pendekatan komunikasi
instruksional masih kurang di gunakan guna meningkatkan minat beribadah pemuda
yang ada di jemaat Gmim Sion Warembungan tersebut. (3). Situasi dan suasana
komunikasi yang terbuka, santai sangat sering terjadi dalam interaksi
komunikasi antara pimpinan pemuda dengan pemuda lainnya, berkaitan dengan
bagaimana meningkatkan minat beribadah pemuda di jemaat Gmim Sion Warembungan.
(4). Media atau saluran yang sangat banyak digunakan pemimpin pemuda berkaitan
dengan meningkatkan minat beribadah pemuda di jemaat Gmim Sion Warembungan
adalah media bbm, sms, jejaring sosial; Facebook, whatsup dll, sedangkan
website belum terlalu di manfaatkan. Saran penelitian adalah (1).Peranan
komunikasi antarpribadi pemimpin pemuda dalam meningkatkan minat beribadah
pemuda di jemaat Gmim Sion Warembungan dapat perlu ditingkatkan lebih optimal
lagi dengan memanfaatkan secara penuh berbagai macam pendekatan bentuk
komunikasi. (2).Pemimpin pemuda perlu membuat strategi komunikasi yang lebih
tepat lagi guna meningkatkan minat beribadah pemuda gereja, dalam kaitannya
mengantisipasi pengaruh-pengaruh perkembangan modernitas yang begitu kompleks
yang mulai berkembang di Manado dan Sulut, antarlain gaya hidup modern,
kecanggihan teknologi yang bisa mengganggu keyakinan pemuda untuk selalu
beribadah.
Penulis: Angie Indria
Kalesaran, Ferry koagouw
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150343