INTERVENSI PSIKOLOGI DALAM PENANGANAN KASUS UNDERCHIEVER

Abstrak: Anak yang berprestasi rendah dibandingkan tingkat kecerdasan yang dimilikinya disebut dengan  underachievement. Dalam penyelesaian kasus ini, dilakukan asesmen  untuk pengambilan keputusan tentang pengetahuan  dan  kemampuan  subjek.  Asesmen  yang  digunakan diantaranya adalah: wawancara, observasi, tes psikologi (BINET dan grafis).  Setelah  diperoleh  data,  maka  inilah  perilaku  yang diklasifikasikan  akan  dikurangi  dan  ditingkatkan.  Adapun  perilaku yang  akan  dikurangi  yaitu  keluar  dari  bangku  saat  proses  balajar mengajar,  bersuara  keras  saat  proses  belajar-mengajar,  dan mendapatkan uang saat akan atau setelah melakukan hal  yang baik. Sedangkan perilaku yang akan ditingkatkan yaitu mengerjakan tugas secara  mandiri  dengan  tuntas,  membawa  buku  sesuai  jadwal,  dan melakukan sesuatu yang baik tanpa imbalan uang.Adapun intervensi yang dilakukan yaitu: konseling individual, token ekonomi,  aversif,  dan  positif  parenting  skill.  Berdasarkan  hasil intervensi yang dilakukan, Subjek telah mengalami perubahan yang positif.  Evaluasi  intervensi  dilakukan  guna  mendapatkan  informasi penilaian.  Efektif  tidaknya  intervensi  tersebut  dalam  penanganan kasus  underchiever  menjadi  materi  penting  untuk  program  tindak lanjut dan acuan penanganan kasus yang serupa. Program intervensi dalam  penanganan  kasus  underchiever  ini  telah  selesai,  untuk mendapatkan  hasil  yang  maksimal  perlu  adanya  dukungan  dan partisipasi  yang  baik  dari  berbagai  pihak.  Termasuk  untuk melaksanakan  saran-saran  yang  diajukan  guna  mendapatkan  hasil intervensi yang maksimal dalam penanganan kasus  underchiever.
Kata Kunci Psikologi, Underchiever
Penulis: Beti Malia Rahma Hidayati
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd150036

Artikel Terkait :