HEGEMONI ELIT MEMBANGUN GERAKAN SOSIAL (STUDI KASUS PADA MASYARAKAT DESA SEKITAR PERTAMBANGAN GALIAN C DI DESA MANYARAN KECAMATAN BANYAKAN KABUPATEN KEDIRI)
ABSTRACT: Penelitian ini
dilatarbelakangi oleh permasalahan kerusakan lingkungan fisik seperti polusi,
sarana prasarana desa dan juga lingkungan sosial di Desa Manyaran Kecamatan
Banyakan Kabupaten Kediri sebagai desa pertambangan galian C. Melihat hadirnya
dampak dari aktivitas penambangan tersebut mendorong tokoh masyarakat untuk
mengajak masyarakat lainnya melakukan gerakan sosial dalam menuntut, menolak
dan menutup penambangan galian C. Oleh karena itu tujuan penelitian ini untuk
mengetahui dan menganalisis inisiatif dari elit lokal dalam membangun gerakan
sosial masyarakat sipil menutup tambang galian C.
Penelitian ini menggunakan teori hegemoni dari Antonio Gramsci, yaitu
tentang hubungan atau bentuk kekuasaan dari kelas superordinat terhadap
subordinat atas nilai kehidupan seperti kultur, nilai dan norma yang pada
akhirnya membentuk masyarakat sebagai kelompok terdominasi mengikuti kerangka
sistem dan pemikiran dari kelas superordinat. Metode yang digunakan dalam penelitian
ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus instrumental.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan sosial penutupan tambang
berangkat dari dampak kerusakan lingkungan fisik dan sosial serta hegemoni
penguasa dari PT. Kejora dan pemerintah desa terhadap masyarakat Manyaran.
Hegemoni penguasa kemudian berkembang menjadi hegemoni progresif. Dalam
hegemoni progresif, elit lokal sebagai pemimpin gerakan sosial melalui tiga
tahapan yaitu korporat-ekonomis, penyadaran solidaritas ekonomis dan penyadaran
solidaritas atas konservasi lingkungan jangka panjang. Untuk mencapai
keberhasilan gerakan sosial, dalam hegemoni progresif elit lokal menerapkan
beberapa strategi yaitu pertama memobilisasi sumber daya manusia (human asset)
dengan melalui penguatan jaringan sosial dan komitmen warga melalui sosialisasi
dalam musyawarah bersama. Sedangkan strategi memobilisasi sumber daya tangible
yang meliputi fasilitas dan finansial adalah dengan mendirikan portal untuk
menggalang dana dan membagi hasil retribusi portal sebagai perbaikan sarana
umum seperti jalan dan jembatan, serta untuk kegiatan sosial warga Manyaran.
Penulis: ANIS SURYANI
Kode Jurnal: jpsosiologidd150250