FAKTOR PENDORONG DAN PENARIK PEMULUNG DI KECAMATAN PONTIANAK TENGGARA

Abstrak: Pemulung merupakan seseorang yang memiliki pekerjaan sebagai pencari barang yang sudah tidak layak pakai. Pekerjaan  pemulung  juga  merupakan  pekerjaan  di  sektor  informal  yang  mana  pekerjaan  tersebut  sebagai pekerjaan sampingan bagi masyarakat di Kecamatan Pontianak Tenggara yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Penelitian  ini  mendeskripsikan  faktor  pendorong  dan  penarik  pemulug  dan  kerja  sama  yang  ada  di  kalangan pemulung  di  Kecamatan  Pontianak  Tenggara.  Metode penelitian  yang  di  gunakan  dalam  penelitian  ini  adalah metode  kulitatif  dengan  pendekatan  desktiptif.  Informan  penelitian  ditentukan  dengan Purposive Sampling.Tehnik  pengumpulan  data  yang  digunakan  adalah  teknik  observasi,  wawancara  dan  dokumentasi. Sedangkan teori yang di gunakan dalam penelitian ini adalah teori Sektor Informal oleh Keith Hart. Keterkaitan antara teori dan penelitian yaitu teori ini menjelaskan bahwa angkatan kerja yang ada di kota tidak terikat dan tidak tetap, dan keadaan ekonomi masyarakat sangat rendah sehingga menimbulkan berbagai faktor pendorong dan penarik masyarakat melakoni pekerjaan sebagai pemulung. Berdasarkan hasil penelitan di lapangan menunjukan sebagai berikut. Pertama, yang menjadi faktor pendorong dan  penarik  seseorang  menjadi  pemulung  antara  lain,  faktor  pendorong  :  faktor  ekonomi,  sulitnya  mencari pekerjaan,  tingkat  pendidikan  yang  rendah,  dan  kekurangan  modal,  sedangakan  faktor  penariknya  yaitu  tidak diperlukan keterampilan khusus, bisa meningkatkan pendapatan, dan karna tidak ada pekerjaan. Kedua, kerja sama yang  baik  antar  pemulung  pada  dasarnya  hanya  terjadi  pada  pemulung  yang  memiliki  hubungan kekeluargaan.  Selain  itu  hubungan  yang   baik  juga  terjadi  antara  pemulung  dengan  penampung  dimana pemulung akan menjual hasil kerjanya kepada para penampung sehingga memerlukan komunikasi yang baik antara keduanya. Masyarakat yang melakukan urbanisasi dari desa ke kota menimbulkan kepadatan penduduk dikota  khusunya  di  kota  pontianak  sehingga  menyebabkan  berbagai  persoalan  seperti  terbatasnya  lapangan pekerjaan. Sempitnya lapangan pekerjaan mengakibatkan masyarakat harus bekerja di berbagai pekerjaan sektor informal misalnya bekerja sebagai pemulung.
Kata - kata kunci: Pemulung, Faktor Pendorong, Faktor Penarik
Penulis: ASNAH
Kode Jurnal: jpsosiologidd150264

Artikel Terkait :