UJI KEPEKAAN BAKTERI YANG DIISOLASI DARI SPUTUM PASIEN PENDERITA BRONKITIS KRONIK YANG MENJALANI RAWAT JALAN DI RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO TERHADAP ANTIBIOTIK AMPICILIN, ERITROMISIN, DAN CIPROFLOXACIN

ABSTRAK: Pola penggunaan antibiotik di rumah sakit untuk pengobatan bronkitis kronik akibat infeksi bakteri masih berdasarkan pada pengalaman empirik tanpa  hasil kultur dan tes sensitifitas bakteri terhadap antibiotik. Akibatnya banyak terjadi kegagalan terapi dan meluasnya resistensi bakteri terhadap antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis bakteri penyebab infeksi dalam sputum pasien penderita bronkitis kronik  yang menjalani rawat jalan di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado dan menguji kepekaannya terhadap antibiotik Ampicilin, Eritromisin dan Ciprofloxacin. Bakteri di isolasi dari 3 sampel sputum pasien bronkitis kronik dan di identifikasi menggunakan uji biokimia dan pewarnaan gram. Uji Kepekaan bakteri menggunakan difusi cakram dari antibiotik Ampicilin, Eritromicin dan Ciprofloxacin. Hasilnya didapat 5 jenis bakteri, yaitu  Bacillus sp. (37,5%), Escherichia coli (25%), Klebsiella pneumonia (12,5%), Salmonella (12,5%), dan Bacteroides gracilis (12,5%) dengan sensitifitas tertinggi Ciprofloxacin sebesar 62,5% dan Resisten tertinggi sebesar 100% oleh Ampicilin.
Kata Kunci: Bronkitis Kronik, Isolasi Bakteri, Uji Kepekaan Bakteri
Penulis: Kezia N. Baharutan
Kode Jurnal: jpfarmasidd150142

Artikel Terkait :