TINGKAT PENGETAHUAN LANSIA DALAM UPAYA MENGENDALIKAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS PUJANANTING KABUPATEN BARRU
ABSTRAK: Usia lanjut sebagai
tahap akhir siklus kehidupan dan merupakan tahap perkembangan normal yang akan
dialami setiap individu
yang sudah mencapai
usia lanjut tersebut
dan merupakan kenyataan yang
tidak dapat dihalangi.
Pada lanjut usi
terjadi kemunduran sel-sel
karena proses penuaan yang dapat
berakibat pada kelemahan organ, kemunduran fisik, timbulnya berbagai macam penyakit terutama
penyakit degeneratife. Hal
ini akan menimbulkan
masalah kesehatan, social, ekonomi dan
psikologis. Salah satu
masalah kesehatan yang
sering terjadi pada
lanjut usia adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Hipertensi merupakan terjadinya peningkatan secara abnormal dan terus
menerus. Hipertensi pada
lanjut usia sebagian
besar hipertensi terisolasi,
yang dimana hipertensi sistolik
terisolasi adalah hipertensi
yang terjadi ketika
tekanan sistolik lebik
dari 140 mmHg dan tekanan
diastolic dalam batas normal.
Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui
tingkat pengetahuan Lansia
dalam upaya mengendalikan hipertensi,
penelitian ini bersifat
deskriptif dengan jumlah
populasi 53 orang, penentuan besar
sampel dengan menggunakan
total sampling berjumlah
47 responden. Pengumpulan data
menggunakan kuesioner meliputi
pertanyaan tentang pengetahuan
lansia dalam upaya mengendalikan
hipertensi. Dari penelitian yang telah dilakukan terdapat tingkat pengetahuan Lansia
dalam mengendalikan hipertensi adalah kategori baik, dengan persentasi 91,5 %
Sedangkan kategori tingkat pengetahuaan yang kurang, dengan persentasi 8,5%.
Dengan demikian disarankan
untuk meningkatkan pengetahuan
tentang hipertensi bagi lansia Di
Puskesmas Pujananting Kab.
Barru. Selain itu
diperlukan kegiatan penyuluhan
dan promosi kesehatan tentang
hipertensi pada lansia
di tingkat Kabupaten
atau Puskesmas oleh
tenaga gizi, perawat atau petugas
kesehatan lainnya.
Penulis: Trimaya Cahya Mulat
Kode Jurnal: jpkeperawatandd150136