TATA KELOLA, KONSENTRASI SAHAM DAN KINERJA PERUSAHAAN AGROINDUSTRI INDONESIA
ABSTRACT: Abstrak. Penelitian
ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja
perusahaan agroindustri yang terdaftar pada Bursa Efek Jakarta (BEI). Pemilihan
sampel terhadap perusahaan agroindustri karena peranan sektor ini terhadap
sumbangan Produk Domestik Bruto pada tahun 2012 cukup tinggi, yaitu 15 persen.
Agroindustri juga memiliki keunggulan-keunggulan seperti berbasis sumber daya
alam yang bisa diperbaharui, relatif padat karya, dan paling tahan selama
krisis moneter tahun 1998. Model yang digunakan dalam analisa adalah regresi
data panel. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan 54 perusahaan
selama kurun waktu 4 tahun yaitu tahun 2010 sampai dengan 2013. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kinerja perusahaan dipengaruhi secara signifikan
oleh konsentrasi kepemilikan saham, peran dewan direksi dalam menjalankan tugas
dan fungsi, tingkat utang dan ukuran perusahaan. Pengaruh masing-masing variabel tersebut positif dalam meningkatkan
kinerja, kecuali ukuran perusahaan yang berpengaruh negatif. Hal ini sesuai
dengan hipotesa penelitian Sementara itu dari fakta penelitian mengungkapkan
bahwa fungsi dewan komisari, komisaris
independen, komite audit, dan kebijakan tingkat dividen, tidak terbukti
meningkatkan kinerja perusahaan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada
indikasi bahwa tata kelola perusahaan sudah mulai ada pengaruhnya terhadap
peningkatan kinerja perusahaan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan pencerahan
bagi manajemen, investor maupun pengambil keputusan lain untuk dapat lebih
serius menerapkan praktek-praktek tata kelola
pada perusahaan agroindustri di Indonesia.
Penulis: Hastori, Hermanto
Siregar, Roy Sembel, Tb. N Ahmad Maulana
Kode Jurnal: jpmanajemendd150660