STUDI DESKRIPTIF GANGGUAN FUNGSI TIDUR PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI RSUD RAA SOEWONDO PATI
ABSTRACT: Diabetes melitus
(DM) adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia yang kronis.
Hal ini disebabkan karena adanya kelainan sekresi insulin dan kelaianan kerja
insulin. Prevalensi DM yang meningkat setiap tahunnya berhubungan dengan
perubahan gaya hidup, kebiasaan konsumsi makanan tinggi kalori, kurangnya
aktivitas, merokok, obesitas dan urbanisasi serta berhubungan dengan adanya
gangguan tidur. Gangguan tidur pada pasien DM berhubungan dengan gejala yang
dirasakan seperti nokturia, kecemasan, depresi, dan nyeri akibat neuropati.
Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tidur seperti faktor fisik,
psikologis, sosial dan lingkungan. Beberapa fungsi tidur pada pasien DM adalah
untuk memelihara jantung, dan mempertahankan fungsi kognitif, dimana pada tahap
tidur REM dihubungkan dengan aliran darah ke serebral, peningkatan konsumsi
oksigen.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gangguan tidur pada pasien
DM. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian diskriptif dengan
pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 70 pasien responden yang dipilih
secara Accidental Sampling. Untuk menganalisa data menggunakan uji univariat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas tidur pasien DM dengan menggunakan
pengukuran PSQI didapatkan nilai 6,42.
Penulis: Nurulistyawan Tri
Purnanto
Kode Jurnal: jpkeperawatandd150183