HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DENGAN POLA PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI POSYANDU KARANGMALANG KECAMATAN GEBOG KABUPATEN KUDUS TAHUN 2014
ABSTRACT: Air susu ibu (ASI)
merupakan gizi yang terbaik bagi bayi hingga usia 4 – 6 bulan. Tetapi masih
banyak ibu yang memberikan makanan pendamping ASI (MP-ASI) kepada bayi yang
berumur kurang dari empat bulan. Padahal pemberian MP-ASI terlalu dini
mempunyai dampak resiko kontaminasi yang sangat tinggi. Rendahnya tingkat
pemahaman tentang pentingnya ASI selama 6 bulan pertama kelahiran bayi
dikarenakan kurangnya informasi dan pengetahuan yang dimiliki oleh para ibu
mengenai segala nilai plus nutisi dan manfaat yang terkandung dalam ASI, dan
hal tersebut mengakibatkan bayi sering diberi susu botol dan MP-ASI manakala
bayi lapar. Penelitian ini menggunakan penelitian analitik dengan pendekatan
cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 80 responden dengan
menggunakan teknik random sampling. Analisa data dilakukan denganmenggunakan
analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas
tingkat pengetahuan ibu paling banyak pada kategori kurang yaitu 62 responden
(77,5%) dan pola pemberian MP-ASI paling banyak pada kategori kurang yaitu 65
responden (81,2%). Hasil uji Rank Spearman diperoleh p-value 0,00, r-hitung
0,793. Ada hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan pola pemberian MP-ASI di
Posyandu Karangmalang, dan keeratan hubungan tersebut kuat, artinya tingkat
pengetahuan merupakan patokan utama dalam memberikan MP-ASI .
Penulis: Sri Wahyuningsih,
Anis Khiyaroh
Kode Jurnal: jpkeperawatandd150184