STRATEGI DISTRIBUSI PRODUK TEH SIAP SAJI
ABSTRAK: Freshbrew Mels
Beverages adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang minuman ringan yang
memproduksi teh dalam kemasan. Merek produknya adalah “Mary Tea” yang terdiri
dari dua jenis minuman teh. Freshbrew Mels Beverages menggunakan sistem
distribusi “forwarder” dalam mendistribusikan produk ke pasaran yaitu Jawa
Tengah, Lampung dan Bali. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan adalah
saluran distribusi yang tidak optimal dalam jumlah produk yang dikirimkan dan
biaya yang dikeluarkan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis sistem
distribusi yang digunakan oleh perusahaan dan merumuskan strategi untuk
mendistribusikan produk dengan biaya minimum. Metode yang digunakan adalah
metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode deskriptif meliputi
benchmarking, sedangkan pendekatan kuantitatif meliputi analisis marjin
distribusi, Data Envelopment Analysis
(DEA), Analytic Hierarchy Process (AHP), dan analisis finansial. Hasil
penelitian menunjukkan: 1) sistem distribusi “forwarder” adalah sistem
distribusi yang digunakan oleh perusahaan, 2) Jawa Tengah termasuk kelompok
“under-performing”, sedangkan Lampung dan Bali termasuk kelompok “effectively
managed but sales”, 3) faktor kritis yang mempengaruhi tingginya biaya
distribusi adalah jumlah distributor resmi yang dimiliki oleh perusahaan, 4)
alternatif strategi terbaik adalah memperluas lokasi pemasaran di area
produksi, dan 5) biaya investasi untuk membeli satu buah truk kontainer dapat
dilakukan dengan Net B/C 4,88 selama lima tahun enam bulan. Strategi yang
direkomendasikan adalah melalui pengembangan pasar, pemilihan transportasi dan
jasa ekspedisi, kepemilikian distributor resmi, peningkatan penjualan, dan
sistem manajemen yang terkoordinasi.
Penulis: Sally Wiedjarnarko,
Anas Miftah Fauzi, Meika Syahbana Rusli
Kode Jurnal: jpmanajemendd150508