SPAN 60 SEBAGAI SURFAKTAN SEDIAAN TOPIKAL MIKROEMULSI EKSTRAK ETANOL UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L.) DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN METODE DPPH
Abstract: Radikal bebas
merupakan salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya penuaan dini. Radikal
bebas dapat diatasi dengan menggunakan antioksidan. Ubi jalar ungu (Ipomoeabatatas
L.) merupakan tanaman yang telah terbukti memiliki aktivitas antioksidan.
Senyawa dalam ubi jalar ungu yang memiliki khasiat antioksidan adalah golongan
flavonoid, salah satunya antosianin. Senyawa antosianin bermasalah dalam
kestabilannya (tidak tahan oleh pemanasan dan pemaparan cahaya) sehingga
diperlukan sistem penghantaran obat yang tepat yaitu mikroemulsi tipe A/M.
Surfaktan yang digunakan adalah Span 60 (HLB 4,7). Penelitian ini bertujuan
menentukan nilai IC ekstrak etanol ubi jalar ungu yang kemudiandiformulasikan
dalam sediaan mikroemulsi dengan variasi konsentrasi Span 60 yaitu Formula A
(FA) 0,75%, Formula B (FB) 1%, dan Formula C (FC) 1,25%. Penentuan aktivitas antioksidan
dilakukan menggunakan metode DPPH. IC50 ekstrak diperoleh sebesar 38,246 ppm.
Sediaan mikroemulsi diuji sifat fisikokimia dan stabilitasnya selama 28 hari.
Hasil organoleptis dan uji sentrifugasi menunjukkan terjadinya creaming pada
FC. pH berada pada rentang pH kulit yaitu 5,8-5,9 dan bobot jenis mikroemulsi
baik karena tidak menunjukkan selisih yang besar antar formula. FA merupakan
formula yang paling stabil. Pengukuran globul menggunakan PSA (Particle Size
Analysis) dan penentuan aktivitas antioksidan dilakukan pada FA, di mana
diperoleh ukuran globul antara 111,1 nm-152,4 nm, danaktivitas antioksidan
dengan persen peredaman sebesar 81,37254%.
Penulis: Sally Hervianti
Kode Jurnal: jpfarmasidd150183