SARI BUAH MARKISA UNGU MENCEGAH PENINGKATAN MDA SERUM TIKUS DENGAN DIET ATEROGENIK
Abstrak: Markisa ungu
merupakan buah tropis yang mengandung antioksidan antara lain vitamin A,
vitamin C, β-karoten, komponen flavonoid dan fiber. Dalam 100 ml sari buah
markisa ungu terdapat 1070 µg β-karoten. Pemberian sari buah markisa diduga
dapat mencegah peningkatan MDA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh pemberian sari buah markisa ungu per oral terhadap
pencegahan peningkatan kadar MDA serum. Desain penelitian ini adalah Post-test
Control Group yang dilakukan pada 30 ekor tikus jantan. Kelompok I adalah tikus
yang diberi pakan normal (P0), kelompok II diberi diet aterogenik (P1),
kelompok III diberi diet aterogenik dan sari buah markisa ungu 2,3 ml (P2),
kelompok IV diberi diet aterogenik dan sari buah markisa ungu 3,3 ml (P3) dan
kelompok V diberi diet aterogenik dan sari buah markisa ungu 4,2 ml (P4).
Pemberian sari buah markisa ungu dilakukan secara oral melalui sonde setiap
hari selama 60 hari. Parameter yang diukur dalam penelitian ini adalah kadar
MDA serum dengan spektrofotometer. Hasil penelitian menunjukkan terdapat
pengaruh pemberian sari buah markisa ungu terhadap penghambatan peningkatan kadar MDA serum (ANOVA, p=0.000).
Uji Post Hoc Tukey menunjukkan ketiga dosis sari markisa ungu yang diberikan
dapat mencegah peningkatan kadar MDA serum tikus wistar. Dosis ketiga yaitu 4,2
ml/ hari yang diberikan selama 60 hari bersamaan dengan diet aterogenik secara
statistik dapat mengembalikan tikus pada kondisi normal (post hoc tuckey,
p=0,115).
Penulis: Inggita Kusumastuty
Kode Jurnal: jpkesmasdd140329