PERBANDINGAN KEAKURATAN CAPITAL ASSETS PRICING MODEL (CAPM) DAN ARBITRAGE PRICING THEORY (APT) DALAM INVESTASI SAHAM PADA BANK UMUM SWASTA NASIONAL DEVISA YANG TERDAFTAR DI BEI
Abstrak: Terdapat dua model
keseimbangan yang masih dijadikan bahan perdebatan mengenai keakuratannya dalam memprediksi
expected return. Kedua
model tersebut adalah
Capital Assets Pricing
Model (CAPM) dan Arbitrage
Pricing Theory (APT).
Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui keakuratan
masing-masing model dalam memprediksi
expected return serta
mengetahui model manakah
yang paling akurat
dalam memprediksi expected return
pada bank umum
swasta nasional devisa.
Populasi yang digunakan
adalah bank-bank swasta nasional devisa
yang ada dalam
direktori Bank Indonesia
yakni terdapat 35 bank. Setelah
melewati tahap purposive
sampling, maka sampel yang layak
digunakan sebanyak 15 bank. Keakuratan
masing-masing model diketahui melalui uji beda sampel berpasangan. Sedangkan
untuk mengetahui model keseimbangan yang paling akurat, yaitu dengan
menghitung standard deviasi
dari hasil ERi
masing-masing model. Hasil
penelitian menunjukkan model APT
dengan tiga faktor
makroekonomi lebih akurat
dalam memprediksi expected
return pada bank-bank umum swasta nasional devisa. Sehingga, para
investor pada bank umum swasta nasional devisa sebaiknya menggunakan model APT
dalam memprediksi expected return.
Penulis: Kristin Laia, Ivonne
Saerang
Kode Jurnal: jpmanajemendd150344