LIENEAGE SWITCH LEUKIMIA LIMFOBLASTIK AKUT MENJADI LEUKIMIA MIELOMONISITIK AKUT PADA PEREMPUAN USIA 26 TAHUN
Abstract: Perubahan lineage
dari Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL) menjadi Acute Myelomonoblastic Leukemia
(AML) atau sebaliknya adalah peristiwa tertentu yang jarang terjadi.
Diperkirakan hanya antara 6%−9% kasus muncul, khususnya perubahan dari ALL
menjadi Acute Myelomonocytic Leukemia (AMMOL). Penelaah melaporkan kasus
seorang perempuan yang berumur 26 tahun dengan keluhan utama: demam dan
penglihatan ganda serta didiagnosis B-Acute limphoblastic leukemia dengan
penyimpangan ekspresi CD 13 dan CD 33, berdasarkan hasil aspirasi sumsum tulang
dan imunofenotiping. Setelah diberikan pengobatan imbasan, pada bulan ke-2,
dilakukan BMP dan ditemukan sel muda 10%, sehingga belum dapat dikatakan telah
mengalami remisi komplit. Dua (2) bulan kemudian, pasien kembali ke Indonesia
untuk melanjutkan pengobatan. Pasien mengeluh nyeri kepala berat dan pandangan
kabur. Hasil aspirasi sumsum tulang menunjukkan peningkatan granulopoesis
dengan myeloblas sebanyak 25% dan monoblas 60%, sesuai untuk diagnosis AMMOL.
Kedua penemuan ini khas untuk ALL dan AMMOL. Kasus ini menunjukkan ada
perubahan lineage yang komplit di leukemia. Faktor eksogen seperti pemberian
kemoterapi dan faktor endogen seperti kelainan kromosom diduga merupakan
penyebab diferensiasi sel leukemi terjadi selama pengobatan. Faktor eksogen
seperti eksogen dan faktor eksogen seperti kelainan kromosom diduga dapat
mengubah program diferensiasi sel leukemik, sehingga menyebabkan perubahan
fenotip pada saat pengobatan. Tujuan penulisan ini adalah untuk lebih memahami
patofisiologi lineage switch ALL menjadi AMMOL dan lebih memberikan perhatian
pada managemen pengobatannya.
Keyword: Lineage switch, acute
lymphoblastic leukemia, acute myelomonoblastic leukemia, bone marrow aspiration
Penulis: Burhanuddin Said,
Maimun ZA, budiman
Kode Jurnal: jpkedokterandd140519